Total Tayangan Halaman

Selasa, 02 Juni 2009

Dasar Jaringan Linux 1 (Konfigurasi Kartu Jaringan)



Wahhh...
sudah lama penulis tidak bersua di tutorial jaringan. :D. Yups, 
sebelum masuk ke dalam pokok pembahasan, penulis akan jelaskan terlebih
dulu mengenai judul yang penulis bawakan sekarang, sengaja diambil
judul seperti itu karena Insyaallah staff ilmuwebsite akan menghadirkan
tutorial di linux secara berseri dan akan hadir setiap minggunya.
Sebagai gantinya penulis minta didoakan agar punya waktu, dan duit yang
juga banyak tentunya. Karena kalo nggak punya duit banyak pastinya
penulis nggak punya hati yang enak ketika menulis artikel nanti. Gimana
? Deal or no deal ? Doakan aku ya ? ( benteng takeshi banget ) Huehuehe
.... Tergantung pilihan anda. :D.

Yups, tutorial jaringan di linux yang akan dibahas secara berseri :
•    Linux Name Services
•    Mail Server
•    Apache web server
•    Network gateway services ( didalamnya nanti sudah termasuk proxy server dan firewall )
•    File Sharing
•    Printer Services
•    Security di linux

Ya kira-kira itu yang akan jadi pembahasan berseri selanjutnya. :D. Deal or no deal ? :D
Yahhhh...
sebelum dilanjutkan ke pembahasan selanjutnya, kembali ke tutorial yang
sekarang terlebih dulu. Sebelum masuk kedalam konfigurasi kartu
jaringan di linux, perlu di ketahui terlebih dahulu konsep pemberian
alamat ip untuk setiap kartu jaringan di linux. Sebetulnya untuk linux
yang sekarang pemberian alamat dengan fasilitas gui juga sudah
mencukupi,  gui ( Graphical User Interface ) di sini maksudnya
pemberian alamat ip bisa dilakukan hanya dengan klak-klik saja dalam
tampilan windows. Tapi alangkah baiknya jika anda mengetahui konsep
nyata dari pemberian alamat ip. Ini akan berguna suatu saat nanti bagi
seorang admin jaringan yang fundamental. ;).
Sederhananya untuk
memberikan alamat ip di linux, cukup masuk ke linux console, atau nama
lainnya dari terminal. Kemudian ketik perintah seperti ini ...

root@alk.root#ifconfig eth0 192.168.1.2 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.1.255

dengan catatan anda harus dalam kondisi root.
Nah setelah menjalankan perintah tersebut, secara otomatis terbentuk sebuah file ifcfg-eth0 berada di bawah direktori :

/etc/sysconfig/network-scripts

isinya kira-kira sebagai berikut :
/etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0

DEVICE=eth0
BOOTPROTO=static
BROADCAST=192.168.1.255
IPADDR=192.168.1.2
NETMASK=255.255.255.0
NETWORK=192.168.1.0
ONBOOT=yes


distro
yang penulis gunakan adalah redhat linux 9. Tidak berbeda jauh dengan
Fedora Core 4,5,6,7,8 atau diatasnya. Begitu juga dengan linux
mandriva. Hampir sama konsepnya.  

Linux menamakan setiap kartu
jaringan berdasarkan urutannya, dalam perintah diatas tertulis kartu
jaringan dinamakan dengan eth0. Ini karena dalam linux setiap kartu
jaringan yang pertama diberi nama eth0. Dan jika terdapat 2 kartu
jaringan di pc maka terdapat 2 file ethX yaitu eth0 dan eth1. Begitu
untuk seterusnya.
Nah selanjutnya adalah netmask, netmask ini akan
penulis jelaskan rincinya nanti dalam tutorial jaringan, intinya
"netmask" ini berfungsi membuat sub network atau jaringan yang terbagi
bagi menjadi lebih kecil. Dengan kata lain membagi jaringan besar
menjadi lebih kecil lagi. Biasanya netmask ini digunakan untuk
penghematan alamat ip, dan resource jaringan. ( Yang udah tau jangan
komentar :D  Just kidding bro! )
Dan terakhir broadcast berfungsi
untuk memberitahukan bahwa si pc yang sudah diberi alamat ip ini
memiliki alamat jaringan 192.168.1.0, dan alamat broadcast inilah yang
nantinya memberitahukan kepada semua host/pc yang sudah terkoneksi
dalam satu jaringan bahwa host dengan alamat ip 192.168.1.2 itu masih
satu kandung. Satu Saudara tapi beda bapak. Orang tua aslinya tidak
mengakui dia sebagai anak. Halah!! :D

Yups, selanjutnya ketikkan perintah :

root@alk.root#ifconfig
eth0      Link encap:Ethernet  HWaddr 00:0C:29:EE:71:11
          inet addr:192.168.1.2  Bcast:192.168.1.255  Mask:255.255.255.0
          inet6 addr: fe80::20c:29ff:feee:7111/64 Scope:Link
          UP BROADCAST RUNNING MULTICAST  MTU:1500  Metric:1
          RX packets:61 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
          TX packets:85 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
          collisions:0 txqueuelen:1000
          RX bytes:6938 (6.7 KiB)  TX bytes:10092 (9.8 KiB)
          Interrupt:10 Base address:0x1080

lo        Link encap:Local Loopback
          inet addr:127.0.0.1  Mask:255.0.0.0
          inet6 addr: ::1/128 Scope:Host
          UP LOOPBACK RUNNING  MTU:16436  Metric:1
          RX packets:35 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
          TX packets:35 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
          collisions:0 txqueuelen:0
          RX bytes:2190 (2.1 KiB)  TX bytes:2190 (2.1 KiB)

jika tampilannya seperti ini, artinya pc anda sudah dapat terkoneksi dengan jaringan. :)
Ya selamat mencoba.

Untuk
tutorial jaringan selanjutnya penulis akan membawakan tutorial "Name
Service di linux dengan BIND", yaitu konsep penamaan dalam jaringan.


Greetz :
Salam,untuk orang yang ngaku sebagai jamilah. :D.
b_scorpio, orang bisnis semen. :D
phii_, safril, ivan, fadli, dr.emi, dan seluruh pengunjung ilmuwebsite.com :D
peterpanz, kandar, alul cool, aku radiaku, dan semua orang yang namanya nggak bisa disebut satu persatu.
Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori linux dengan judul Jaringan Linux Dasar 1: Konfigurasi Kartu Jaringan

Tidak ada komentar: